Latest Entries »

2012 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2012 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The new Boeing 787 Dreamliner can carry about 250 passengers. This blog was viewed about 1,600 times in 2012. If it were a Dreamliner, it would take about 6 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Advertisements

RIP my beloved brother.

it’s been awhile since i posted my last thread titled “WE DONT DIE”. and then my brother passed away on the following day. i my self convinced, it’s not just a coincidence. this is one of the mistery of life. good bye my beloved brother. all i know about you that you were the one who loved and protected his family more than himself, the one who loved his little brother too much. the one who never give up on trying, on finding his true purpose living in this world. the one who always find good friend everywhere, the one who i admire. So long brother, may the God be with you there. i will take care Radja, Dais, Mom and Dad. and your spirit, stay with me :).

radja here asked me “when did I see papa again, mama?”. quite sad i thought. his mom (literally my sister in law) calmy replied, “if you stay on the line and have a good grade in your class”. there i met people from my past. people whom i almost forgot, but the memories of my chidhood still remain a little. so that i could hardly recognized them. Teh Mira i used to slept with her when i was shortie, Bang Ipang all i still remember about him was, he was the funniest man i ever knew that time. bang Harris long time ago, he was thin but not nowadays. he’s BIG! the thing I remember most frommy brother, he said once ” I proud of my little brother, the one who never gives up!” right when i failed my p*lice acade*y test last june. and when i was on my birthday, he said this

B (brata) R (Ridwan)

Detik, menit, jam, hari,bulan & tahun akan selalu berganti dan berjalan letih.. begitupun seorang Muhammad Ridwansyah yang diterjang oleh sang got Waktu mengharuskannya dihampiri oleh bertambahnya usia. one thing i have to tell you  “Tidak ada yang abadi selain perubahan itu sendiri” a simple words for you wish you all the best thinking. HAPPY BIRTHDAY FOR YOU MY BROTHA”

and yet i still cant believe, that would be the last words i got from my brother for my birthday…

the thing that make me sad, or even cry.. is.. he fills his blackberry Internet Service for one day only and .. only for saying Happy Birthday for me.. because on teh following day i messaged him, but didnt reach him..

i love you my brother Brata Rachmansyah! the first soul of Sutan Nurdin Generation that finish his mission in this world.

Image

We Dont Die

As your educational level increases, there’s lot of things such as superstitions that we believed, starting to fade away. We (in this case, me). Tend to take things, judge things based on knowledge, somewhat scientific measures. That’s not how this world works well, it’s only in my opinion after all.
Like deaths. I, myself sometimes think do when people die, they go to another side of this world? Or this “next world” like Holy Koran mentions? And what if, “the next life” never existed? It’s just that another superstitions? Would you ever believe in God?

Literally, we human commonly used scientific understanding through every complicated-material in this world called earth. Like trolls you know trolls? Its existence in this world, somehow only stands as a myth. Nordic mythology. The trolls, people tend to believe, they only stand in the same line as sasquatch, bigfoot, yeti another well-known mythological creatures.

Until I read, some majestic book. On its cover, written “THE NATIONAL BESTSELLER”. The book titled We Don’t Die. I don’t know if this book were fiction or based on true story. At least, this book convinced us, that THERE IS another life. Right after our mission in this very world end, we go to another side of the world as I mentioned on the first paragraph.

It said, that word “DIE” never existed. Well, just don’t say “die” when we “passed on” to another world, it’s sure probably we could make a contact, if we attuned to their frequency, such as radio frequency. But only the gifted can tuned to their frequency. That’s what I read. But, there’s lot of pages I need to read about. So I think, it’d be better if I end my post right away.
E

Posted from WordPress for BlackBerry.

Alesan kenapa gw nulis blog ini simple. Karena tadi gw mengalami sebuah fenomena, dimana mimpi lo, full lo kendalikan, dan seakan² lo di belahan dunia bagian lain. Nah simak lucid dream gw berikut.

“Gw terbangun di sebuah tempat, yang jelas familiar sekali dengan masa lalu gw. Ya, tempat itu B*l*irung P*ncasila SMA gw dulu. Entah ada acara apa yang akan digelar, yang jelas seluruh atm*sphere berkumpul. Gw diantar oleh ayah kesana. Awalnya, gw bingung mau pake baju apa. Tapi, ayah menyodorkan PDH akp*l. (lagi² akp*l. Gw jelas udah sakit hati atas hasil gw di 2012 ini…) gw pake lah baju itu. Teman² menyapa gw, “oh lo di akp*l toh wan… bagus lah” itu kata mereka. Dan ketika gw papasan sama temen² gw yang bener² akp*l. Mereka bilang “Lo akp*l kok tapi kita ga pernah ketemu di resimen ya wan?“. Akhirnya gw masuk ke dalam mobil yang gw parkir di barat laut balairung. Ya, sebuah sedan dinas ayah gw. Lancer SEi. Dengan cat abu². Dimobil itu, gw ngeliat muka gw sendiri di kaca, dengan PDH gw. Yang kebetulan, gw lepas topi gw dan terlihat jelas ramput gw yang entah kapan dicepak. Anehnya, temen gw malah parkir tepat di depan balairung, di sebelah utara tiang bendera. Padahal, irup ada disitu. Kami stay disitu untuk beberapa saat. Tidak lama kemudian, rombongan voo rider datang, dengan mobil serba hitam. Terlihat mereka sudah sampai di boulevard. Dalam hati, gw berkata paspampr*s! Tapi masa irupnya RI1?. Dan benar. Irup turun dan naik ke mimbar upacara tepat di depan gw. Akhirnya, temen gw memutuskan untuk parkir di tempat lain. (anehnya, irup seakan ga melihat mobil yang jelas ada gw dan teman² gw). Setelah itu, gw jalan kaki menuju boulevard ujung SMA gw, dekat dengan pos penjagaan. Disana ada bus butut. Dan gw ketemu M*rena. Salah satu teman SMA gw yang juga orang timor. Anehnya, M*rena yang ini, kok dia malah bawa beras? Tanpa pikir panjang, gw sok belaga seperti di film chronicles. Dengan psikokinetik, gw angkat beras itu ke dalam bus. Oh iya, psikokinetik gw hanya akan bekerja, apabila gw dalam konsentrasi penuh dan dengan gerakan tangan yang sesuai, barulah suatu objek itu terangkat. Dengan sedikit merasa aneh, tapi di saat itu gw jadi merasa sombong luar biasa karena punya kemampuan psikokinetik itu. Akhirnya, gw kembali ke mobil gw. Tancap gas. Anehnya, seketika gw ada di sebuah alam, mayoritas jalan tol. Jalannya sangat sepi. Cuma ada terlihat 2 / 3 mobil di ruas jalan berbeda yang arahnya berlawanan dengan arah mobil gw. Ada truk warna kuning, dia jalan berlawanan tapi anehnya, truk ini seakan berjalan di atas parit tepat di sebelah kiri gw. Dan tol yang gw lewati, ironisnya hanya 1 lajur. Gw liat kiri kanan di mimpi gw itu. Langitnya cerah, tapi mataharinya tertutup awan. Jalanannya mulus, tanaman dari kiri – kanan terlihat sangat sangat sangat hijau. Entah gimana ceritanya, gw mampir ke sebuah tempat pertemuan. Tapi, itu bukanlah tempat, gw malah sempat berpikir, itu rumah milliarder kaya asal Jepang. Dimana rumahnya, terletak diantara hutan dan juga pantai. Disana, berkumpul lah orang² terkaya di dunia (menurut mimpi gw, gw jelas ga tau siapa orang² yang ada di ruang pertemuan. Mereka semua memakai tuksedo yang dari jauh saja, sudah terlihat minimal harga tuksedo itu 5 juta rupiah. Dan ada 3 remaja, dengan baju kaus rada kebesaran dan celana jeans menggunakan topue). Seketika, mata gw berkelibat aneh, dan akhirnya gw melihat orang dengan mosaik warna yang indah. Seperti warna² orang itu berwarna layaknya kertas tes butawarna itsihara. Dan, sebagian dari mereka, berwarna jelas. Sebagian blur. Semua orang yang warnanya jelas, entah kenapa gw tahu mereka punya “jiwa yang kuat” makanya tidak heran kenapa mereka bisa sekaya itu, karena ditopang oleh “jiwa yang kuat”. Gw pun menyalamin mereka yang berwarna paling jelas. Dan ya, gw memuji mereka. Dan gw juga menyalami orang dengan warna paling kabur. Dan memberitahukan, bahwa jiwa mereka lemah dan akan segera dimakan zaman. Entah karena kesombongan atau apa, gw mengangkat semua benda yang ada di dalam ruangan dengan psikokinetik gw. Di depan semua orang dengan sangat sombongnya. Dan gw berkata dalam hati, “seharusnya gw sadar, kalo untuk bisa melakukan psikokinesis seperti ini gw harus konsentrasi dan berkhayal, karena jiwa gw cukup kuat untuk merealisasikan psikokinesis ini ke dunia nyata“. Gw membagikan cangkir gelas untuk hadirin disana dengan psikokinesis yang gw miliki. Seketika, mata gw mengerjap hebat. Dan semua orang dengan warna itsihara tadi, berubah menjadi warna yang terang dan yang buram. Kali ini, gw sempat mengecek apakah hidung gw mimisan / tidak. Dan ya, tidak mimisan. Kembali, gw menyalami hadirin disana. Lalu, 3 orang anak remaja itu menodong²kan sebuah alat yang mirip senjata power ranger dengan panjang 1,5 m. Dengan warna emas metalik dan mayoritas merah. Senjata itu malah berfungsi bagaikan vakum. Karena mereka tidak mau dengar apa kata hadirin untuk segera mematikan mesin itu, gw berpikir (seumur² gw mimpi dan bisa mikir). Kalo cara kerjanya kaya vacum, pasti ada baling². Penggerak baling² pasti kumparan / dinamo. Gw segera membayangkan dinamo itu. Yang keluar di benak gw, malah dinamo tamiya dengan warna tembaga dan merah. Gw hancurkan dinamo itu setelah menjulurkan tangan, dan meremas dinamo itu (di benak gw). Alatnya mati, ketiga remaja itu terlihat sibuk ingin mengoperasikannya segera. Gw, dengan santainya bilang, “itu ga akan bisa nyala lagi, barusan dinamonya udah gw hancurkan dengan kekuatan gw“. Mereka ga menghiraukan, akhirnya dengan sedikit emosi, gw menghancurkan alat itu. Meledak mulai dari moncong, sampau ke pangkal senjata. Dan herannya, gw membayangkan dalam benak gw, yang gw hancurkan sekaligus si pemegang senjata di ujung pangkal. Gw panik, karena si remaja itu mendadak perutnya sebesar bola yang dipake orang untuk fitness. Lalu, dia kentut dengan sangat kerasnya, membuat KO 1 ruangan. Meluluhlantakkan 1 ruangan. Seketika, ada semacam kura² karnivora purba yang sangat besar, seperti gedung MPR menyerang ruang rapat. Gw melarikan diri beserta milliarder lainnya. Tapi, terlihat di mulut pantai, 2 orang dengan pakaian samurai lengkap berkata “sudah waktuku untuk menahan makhluk ini disini“. Ternyata, orang itu adalah pemilik rumah. Ditemani dengan kepala pelayannya.

Gw pun pulang. Di rumah, ada ayang yang sedang menonton TV. Dan ya, ternyata semua keluarga berkumpul di rumah gw. Gw mencoba mempsikokinesis / telekinesis tempat kue lebaran, dan dia terbang kemana². Lalu, magic jar di samping meja makan, gw pindahkan kesini,kesitu dengan mudahnya. Lalu terdengar, “Muhammad! Muhammad!. Ya, itu babe gw. Dari nada memanggil, gw tau gw bakalan disuruh sesuatu. Dan ya, gw disuruh ngangkat 2 piring kotor yang udah ditumpuk dan ada gelas diatasnya untuk segera dicuci. Gw berniat menunjukkan kemampuan gw dengan mengangkat 3 item itu dengan psikokinesis. Ternyata oleng, dan akhirnya pecah. Gw pun menyapu serpihannya dengan sapu biasa. Dan seketika sudah berkumpul di satu titik pecahan itu, gw mempsikokinesis pecahan itu layaknya shuriken dan gw lempar jauh² ke rumah tetangga. Dan gw pun langsung masuk kamar, membaca ensiklopedi tentang psikokinesis / telekinetik. Ternyata, kemampuan gw harus diasah .lagi. Dan ya, sekian lah mimpi gw sampe akhirnya gw terbangun dari tidur panjang, mulai dari jam 5 – jam 10.30.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Posted from WordPress for BlackBerry.

yadda yadda

I’m in the mood to post another thread. So, maybe there’s lot of people want to know, why I never messed up with cigarettes? Why I hate booze? I got only simple reasons, some conditions I’ve made to line up my rule of life (not rule of laws okay? I don’t wanna messed up with the Anglican) its because, they’re just not good. Not a good deeds!. Actually, it’s not the first matter in fact, hahaha. Like my big brother said, they are “Devil’s Circle” which is getting drunk, drug abuse, women. Based on his perspectives, when you get drunk, you’ll get nowhere but drug abusing, therefore women. Once you get there, there’s no way you could escape. That’s why it’s named “Devil’s Circle”. LOL

Nah, the prime reason itself, is my own self. You guys think, I’m extremely seems healthy. But, it is only seems cz, I’m one of a thousand of unlucky guys that is not blessed like you all on health issues. I’ve got several health issues, from relieve to severe. Start, when I was in shortie like elementary school, I always skipped some class seasons for a long time only to took my med treatment. That’s why, health is always being my first concern upon all. Now that I’m still alive, is always be my great blessing from God.

Now I tell you, during my tests (which p*lice ac*demy or IDAFA Indonesian A*rforce Acade*y) the only thing that became the great obstacle was always HEALTH ISSUES. When I ate too much eggs, greasy foods. My blood’s structure became worst. Such as high cholesterol. Or if I was on diet, my hemoglobin decreased significanly. Even worst, my blood tension turned out to 140/80. That’s why I have health issues.

Psychologically, I’m a kind of freaks. Or people may say maniacs. When I started to study, I forgot to eat, I forgot to rest. But when I stopped , there’s no way I could touch any books in front of me. I’m passion of gaming. I like play online games, fps is always be my first choice. Later, MMORPG. When I go online, me gone wild. In FPS game, I got name. And famous too, I’m the best sniper ever. I like sniping, long range… Silent… Deadly! Hahaha. But when it came to MMORPG, I like the one that has defense extremely strong! Higher Hit Points but lower attack points. It’s simply myself. That’s just for game. Sometimes I spent 20 hours a day only for playing games. So, imagine if the games above replaced by cigarettes, booze, or women. HOW I EXACTLY GONNA TAKE CONTROL OVER THEM? IMPOSSIBLE INDEED. That’s why. It’s better not to try than try, then addicted to it.

When I was a shortie, I like english so damn much. But I just can’t understand how to use it. I tried to open my english dictionary when I play my game console. I like play RPG game, which has dialog on it, so to know where the game went, I opened my dictionary to find it’s meaning. And voila, I got the answer, know the structural english grammar from proper, to profane! LOL

Those who play the online games (fps) in my opinion, it stimulates your brain. So you might never get caught of alzheimer. You gotta think fast! So that your brain will not stop working. When you play MMORPG, you learn strategy of selling items, spend money, or how to manage your time so the game would run effectively.

So that’s why, I’m quite an excel students among my classmates. I didn’t spend much of my times reading books. I enjoy my life as how I like it. I take things easy.
But, when you spent too much of your time only for playing games, you’ll be those who lack of initiative, social problems, and possibly… apatist. The impact would be found if you pick up some psychotest. You will know the impacts straight from the experts.

Kinda tired of writing this thread, I guess I’ll end it here hehe.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Trial

I’d like to present, some good quotes I’ve just received from my Uncle. I write this post, during the night, I couldn’t sleep over with. I’m totally overwhelmed by this “Ultra-sneeze”, I know it’s disgusting, WELL IT IS! I write this by hearing Vanessa Carlton’s “A Thousand Miles”. I’ve been searching for the song’s title, but hardly found it. And voila I’ve found it and downloaded it from dilandau.com. Since the beemp3 had no authority for a free sharing anymore.

Son, life is simple. When you already choose for something, whatever happened don’t be regretful. .

Yeah, based on my stories. I’ve been chosing 2 different paths, and all I got was only failure. Somehow, I regret just for a little bit. But I learnt a lot, things change when you think over yourself, some sort of self-introspecting moment. That moment, either you got enlightment, or maybe the worst, oblivion. I’ve learned a lot since every single failure I’ve made. That doesn’t make me ashamed. I will just do the same as I always do. Somehow, when you fail on something, you’ll get desperated. Worrying about what and how people may think about you. Hey, life’s a mistery dude! I saw one of my senior colleagues status on facebook. He quoted abraham lincoln’s.

when you try, it may not always a succesful result. But when you decided not to try, the fail is upon you

So, just try try and try what you believe. Nobody blames you for your trial. It’s not about the goal you’re looking, it’s the process. And yeah, don’t me Macchiavelis. Just be yourself! Sometimes process is better than the result 🙂 fight for what you believe. Not His believes, nor her believes.

terkadang, manusia bisa yakin. tapi yang menentukan kelak ya campur tangan tuhan. Tahun 2012 ini merupakan turning poingw. karena bukannya makin membaik tapi malah makin memburuk. ya memang, kalo orang banyak yang nanya kenapa gw nulis blog ini, kalo kalian perhatikan semenjak postingan pertama, isi dari blog gw murni menceritakan semua kegagalan gw. bukan keberhasilan. kenapa gw bisa bilang gini? karena kebanyakan orang menggembar-gemborkan keberhasilannya, tapi cuma keberhasilan sesaat. nah, gw sekarang memandang dari segi yang berbeda, gw menggembar-gemborkan kegagalan gw. tetapi, kegagalan gw ga membuat gw malu, justru gw memandang kegagalan gw sebagai sesuatu yang benar-benar tepat dijadikan pelajaran. terus terang, gw yakin betul taun ini bisa masuk Akp*l. kalo aja engga dicurangin. ya memang gw yakin, gw udah mempersiapkan semuanya dari A-Z. tapi ya begitu, cukup tau.

begitu juga dengan sobat gw. gw sih yakinnya dia aman-aman aja sampe pusat dan taun ini jadi masuk akm*l. ternyata ya memang begitu, manusia cuma bisa yakin tetapi Tuhan juga yang main. namanya apes, siapa yang bisa tau? ya intinya, kalo lo berjuang ga usah sok yakin, ga usah sok siap. semuanya kaya cermin, itu semua diliat orang ngga guna mau lo persiapan sehebat apapun.

Mau usaha lo sekeras apapun, orang ga bakal liat itu. orang lain cuma menilai lo BERHASIL atau lo GAGAL. kalo lo BERHASIL ya DIHARGAI. lo GAGAL ya DILECEHKAN.

itu aturan dasar hidup. memang sih semua orang orientasinya hasil. well, siapa yang engga? gw yakin yang selalu berpikiran 

gapapa gagal, kan gw udah ngasih yang terbaik

pola pemikiran ini yang salah. tetapi bukan berarti pantas disalahkan. kalo lo ikuti aturan, main fair ya itu bisa jadi kebanggaan tersendiri, bisa jadi cerita tersendiri buat anak dan keturunan elo kelak. dan buat apa lo ekspert di salah satu bidang tes dan lo yakin dengan hasil lo baik (yang kebetulan juga hasilnya baik) dan membuat lo berhak ngejudge orang lain bahwa orang lain di bawah kita? itu salah banget. mendingan orang lain itu nilainya pas-pasan tapi dia lolos kan? karena pada intinya yang penting kan lo masuk, dengan nilai sesekarat apapun? dan lo bisa bilang “ah gw rasa orang ini ga tembus” sedangkan lo sendiri ga tembus? makanya gw selalu inget kata babe gw.

ketika kamu menunjuk orang dengan tangan kananmu, coba lihat berapa jari yang mengarah ke dirimu sendiri? ada 4. that’s why, before you judge someone, you better look at yourself and judge yourself at the first place. are you GOOD ENOUGH to judge someone else?

mungkin sekian dulu unek-unek dari gw. semoga bisa dijadikan pembelajaran buat yang lain. dan ya, sebagai penutup, kata-kata ini manis sekali, coba lo baca dan lo hayati dengan seksama

Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan dan ketenangan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata. Ketika mengalami saat yang berat dan merasa ditinggalkan, angkatlah kepalamu, tataplah masa depanmu dan ketahuilah tangan Tuhan sedang bekerja, mempersiapkanmu menjadi ORANG YANG LUAR BIASA

Home

I’m staring out into the night, trying to hide the pain
I’m going to the place where love and feeling good don’t ever cost a thing
And the pain feel’s different kind of pain

Well, I’m going home, back to the place where I belong
And where your love has always been enough for me
I’m not running from, no. I think you got me all wrong
I don’t regret this life I chose for me
But these places and these faces are getting old
So I’m going home, well I’m going home

The miles are getting longer,it seems the closer I get to you
I’ve not always been the best man or friend for you
But your love it makes true and I don’t know why
You always seem to give me another try

Be careful what you wish for ’cause you might just get it all
you might just get it all then some you don’t want
Be careful what you wish for, cause you just migh get it all
Just might get it all
You just might get it all, yeah

Renungan Malam

Ada sebuah pohon yg sedang berbuah lebat, buahnya terlihat kuning keemasan sangat menggiurkan.
Seekor burung jalak terbang ke pohon tersebut, dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut.
“Pohon yg subur, engkau terlihat indah dgn buah² pohon ini.”
Pohon setelah mendengar pujian tersebut berkata kepada burung jalak, “Teman, tinggallah ditempat saya!.”

Kemudian, seekor burung kenari terbang ke pohon ini, menghadap pohon ini sambil bernyanyi, “Pohon ini sgt hijau, buahnya sgt wangi, sgt bagus.”
Pohon berkata kepada burung kenari ini, “Jika engkau ingin memakan buah, silahkan ambil saja!”

Seekor burung pelatuk terbang ke pohon ini, dia mematuk-matuk di sana-sini di badan pohon buah, membuat pohon buah sangat. kesakitan, sambil menjerit kesakitan berteriak kepada burung pelatuk. Burung pelatuk berkata, “Saya melihat di dalam tubuh Anda ada seekor ulat, saya ingin mematuknya keluar, jika tidak, maka Anda akan sakit dimakan ulat…”

Si pohon dengan marah berkata, “Omong kosong, engkau mematuk saya, sengaja ingin membunuh saya, cepat pergi dari sini!” Burung pelatuk akhirnya terbang pergi.

Tidak berapa lama kemudian, pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning kemudian gugur.

Akhirnya dahannya juga layu, tdk bisa berbuah lagi.

Burung jalak terbang meninggalkannya.., burung kenari juga tdk datang bernyanyi lagi..

Pada saat ini burung pelatuk datang lagi, walau bagaimanapun pohon menjerit kesakitan, dia tidak peduli, mematuk terus sampai seluruh ulat di tubuh pohon terpatuk habis.

Beberapa waktu kemudian, pohon ini tumbuh kembali, daun² hijau mulai terlihat, kemudian berbuah lagi.

Pada saat ini, pohon dengan perasaan terharu berkata, “Yg bernyanyi & memuji Anda belum tentu adalah seorang teman, tetapi yg bersedia menunjukkan kekurangan Anda, juga bisa membantu Anda, inilah teman sejati.”

Seorang kawan memukul dgn maksud baik, tetapi seorang lawan mengelus utk memanipulasi

Renungan :
Belajar melihat mana yg bener2 teman & mana yg sekedar memanfaatkan. 🙂

dan gw kerjaannya cuma di rumah, nonton DVD terus sampe bego. nemenin ardion lari. sampe pas gw lari sama ardion kan gw udah ga sekuat dulu lagi (udah ga ada motivasinya) ardion bilang “lemah amat lu nyet” gw bilang aja, “elu calon tar*na ngajak mahasiswa lari, ya jelas kalah lah!” huahahaha. dan yang terimakasih juga buat enyaknya ardion yg udah nyemangatin gw. sampe pas siang-siang lagi nonton film 1911 ardion bbm gw gini dialognya :

A : wan nama lo masih dipanggil pas POM tulis.

G : tai becanda aja lu yet.

A : serius gw, tanyan mars*n sama tery. nama tito juga masih dipanggil,kn gw bilang lo coba ngomong

G : Serius?

A : serius njing, sms mar*an sama tery. nama lo masih dipanggil

gw sms si mars*n dan dibales “iya bang nama lo dipanggil, tapi dicoret deui deh”

G : lah kokj bisa cuy? kan gw ga ikut MI

A: lah beneran njing kaga percaya beneran lu

G : engga, terus kalo dateng telat gw bawa apa dah? buset

A : ya nama lo dicoret deui ndul, makanya kan gw bilang coba tanya dulu soalnya tes itu berlanjut. gw mau balik.

dan besoknya gw dateng modal nekat. ga ikut MI dan skrinining tulis modal muka tebel. anak-anak kaget, gw jadi mayat hidup. tapi sebagian dari mereka nrimo gw sebagian lagi enggak. keliatan dari mukanya. sama seperti yang ada di mimpi gw. ada si d*ka sama p*rwanto. gw diabsen, dan pak katsmiran nanya “ada yang belum diabsen?” gw angkat tangan. dan gw ditanya kemarin kenapa ga dateng, alesan gw demam. dan gw bilang aja gw ga ikut MI. dan mereka pun geger. gw disuruh ke dispers. status gw mayat hidup. udah dicoret tapi gw nongol lagi. setelah berkelit sekian lama, fix gw terlalu telat untuk melanjutkan tes. karena udah mau pantukhir daerah. temen-temen juga udah nyemangatin gw supaya bisa ikut tes lagi. sebagian ada yang tulus, ada juga yg engga. dan mayornya mewakili d*nlanud meminta maaf, karena itu menyangkut kredibilitas instansi dan gw telat 1 minggu untuk susulan. dan orang PMnya nanya ke gw gimana, gw jelasin aja telat. tahun depan mungkin gw tes lagi disini. dia bilang “oke nak, gpp kami tunggu disini. semangat ya!” mungkin taun depan gw fokusnya 1 aja. karena gw sempat ngeliat tweetnya temen kuliah gw, Ayu Anggraeni intinya

“1 ketika dibagi dengan beberapa angka akan semakin mendekati nol”

maknanya, jadi kalo lo fokus 1 tujuan kemungkinan berhasilnya akan lebih gede. tapi kalo lo fokus 2 tujuan, kaya gw kemarin akp*l sama karb*l. berarti analoginya 1 dibagi 2 jadi 0,5. which means i was only stand for 50 % chance of succeed. nah, itu pembelajaran buat gw sekarang. emang sih, dari semua calon karb*l mereka emang pinter-pinter. nemnya aja pada 56, 54. gw cuma 52. makanya, disini gw bersaing dengan kemampuan dan otak. bukan dengan uang seperti di ak*ol.

sekian dulu deh hehehehe